Gaya Hidup

T’KOES Band, Pelestari Koes Plus

Written by derap_online
T'Koes Band, menjadi band pembuka pada hajatan ulang usia Naif ke-21, pada Sabtu, (22/10). Mereka membawakan lagu-lagu Koes Ploes. (Foto: Noni Eka).

T’Koes Band, menjadi band pembuka pada hajatan ulang usia Naif ke-21, pada Sabtu, (22/10). Mereka membawakan lagu-lagu Koes Ploes. (Foto: Noni Eka).

Turut merayakan ulang tahun Naif, ada aksi menarik dari band yang mengidentikkan diri mereka dengan band legendaris Indonesia, Koes Ploes. Bagaimana keseruan aksi panggung mereka, Derap. merekamnya sebagai berikut.

Waktu menunjukkan pukul 15.00 WIB, band pembuka pun akhirnya naik ke panggung. T’Koes Band yang terdiri dari 3 anggota inti, yaitu Jaru (Lead Guitar / Keyboard / Vocal), Galifa (Rythem Guitar / Vocal), dan Jim (Bass / Vocal). Mereka membawakan karya-karya dari group band Koes Plus, The Beatles, The Shadows, The Ventures, CCR, Everly Brothers, dan Deep Purple. Namun, Jaru dan adik-adiknya lebih dikenal dengan sebutan band pelestari Koes Plus. Karena mereka sering menyanyikan lagu-lagu Koes Plus saat tampil.

Ditemani dengan cuaca yang mendung serta matahari yang mengintip dibalik awan, T’Koes Band pun membawakan 13 lagu dalam satu jam, serta memberikan penampilan yang begitu enerjik bergaya Rock n’ Roll. Kibas-kibas rambut, loncat-loncat, angkat gitar, suara teriakan yang nyaring, dan masih banyak lagi. ‘Bis Sekolah’ dari Koes Plus menjadi lagu pembuka di Sabtu itu. Dilanjutkan oleh beberapa lagu hits lain dari Koes Plus seperti ‘Diana’, ‘Kembali Ke Jakarta’, ‘Oh Kasihan’, ‘Manis Dan Sayang’. Dan ramainya pengunjung yang datang pun ikut terbawa suasana dengan bernyanyi dan goyang bersama.

Aksi T'Koes Band, tak hanya menyanyi, namun juga melawak, mengajak penonton untuk tergelak. (Foto: Noni Eka).

Aksi T’Koes Band, tak hanya menyanyi, namun juga melawak, mengajak penonton untuk tergelak. (Foto: Noni Eka).

Sebelum melanjutkan ke lagu berikutnya, Galifa sempat menyapa salah satu band yang akan tampil pada hari itu juga, Afterpartees, band asal dari Belanda. Setelah menyapa, Galifa pun berkata, “Lagu yang satu ini adalah lagu berbahasa Inggris,” kepada para penonton. Namun, lagu yang dinyanyikan adalah ‘Tul Jaenak’ dari Koes Plus. Penontonpun sukses dibuat tertawa karena terkena tipuan oleh band yang anggotanya bersaudara itu. Setelah lagu habis dan ingin lanjut, Galifa memberikan pernyataan yang lucu, “Jaru salah mainin lagunya,” yang disambut tawa dari T’Koes dan penonton.

Tidak ingin melanjutkan jokesnya, merekapun menyanyikan lagu Koes Plus yang berbahasa Inggris, ‘Why Do You Love Me’. Diteruskan dengan lagu berbahasa Inggris lainnya seperti ‘Oh Pretty Woman’ oleh Roy Ordison, ‘Good Golly Miss Molly’ dari CCR (Creedence Clearwater Revival).

Masih berlanjut, mereka menyanyikan kembali lagu Koes Plus yang sangat populer di kalangan anak tahun 90 dan 2000-an, ‘Kisah Sedih Di Hari Minggu’. Setelah lagu itu selesai dibawakan, lagi-lagi Galifa memperkenalkan lagu yang akan dibawakan oleh Bandnya yang sudah ada sejak tahun 2007 itu dengan cara yang bisa bikin orang cengengesan, “Ini adalah lagu untuk para jomblo,” lagu ‘Bujangan’ pun dimulai. Setelah ‘Bujangan’, lagu Koes Plus yang dinyanyikan terakhir kali untuk para penonton yang ingin bernostalgia adalah ‘Andaikan Kau Datang’. Dan lagu terakhir untuk menutup penampilan mereka pada Sabtu galau itu, ‘She’s A Woman’ oleh The Beatles. (BACA JUGA: PIKNIK 21 NAIF).

Kartika Afriyani

About the author

derap_online

Leave a Comment

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

%d bloggers like this: